Menerawang Masa Depan

February 27, 2009

Yesterday is gone.Tumorrow has not yet come.We have only today.Let’s begin!

Bagi yang punya anak di TK. Ingin tau mau jadi apakah anak anda? Gampang. Kumpulkan 30 orang anak TK tersebut, Ibu guru memimpin mereka masuk ruang kelas. Lalu tinggalkan lah mereka tunggu beberapa saat Kita lihat apa reaksi mereka !!!

Jika mereka tetap ngintil mengikuti terus Ibu Gurunya, nempel terus keluar ruangan ini cocok di bagian Legal (selalu “merapat” kepada Top Management)

Jika mereka kemudian mengambil mainan balok-balok kayu atau lego dipasang lalu diberantakin lagi pasang lagi berantakin lagi Kalo bosen ditinggal Dia cari mainan yang lain lagi lalu pasang berantakin lagi pasang lagi naaaahhh ini keknya menjadi Bagian IT atau Engineering (bongkar pasang cari kesibukan sendiri jika bosen lalu ditinggal )

Jika mereka maju ke papan tulis dan menulis-nulis sesuatu disitu, yup tentu saja ini bagian Training and Development (naluri ngajar bouw)

Bertepuk tangan menyanyi berteriak-teriak menari-nari ini bagian Operation (tukang “heboh” soalnya )(demo mulu kerjaannya)

Berjalan keluar Jajan cimol dan Harum manis didepan sekolah Ini bagian Procurement .. (tidak lupa dengan cerewet bertanya Ini berapa bang yang itu berapa bang Yang disitu berapa ??)(tapi nggak beli-beli karena uangnya kurang)

Ambil Tas buka bekal makan-makan minum-minum hepi-hepi haha hihi hah Ini pasti orang-orang Marketing nih (marketing gitu loh )(Everyday is a holiday)

Jika mereka malah berantem sesamanya cakar-cakaran dsb Ini pasti cocok di divisi Bussiness Development

Mendorong-dorong meja mengangkat kursi merapih-rapihkan kelas melap meja kursi nyapu kelas, Ini General Affair lah

Lari keluar kelas main-main diluar main ayunan main prosotan main jungkat jungkit Gak peduli apa yang terjadi di dalam kelas Ini bagian Sales dan Customer Service (spesialis”urusan luar” bukan ???). (urusan main)

Menangis keras memanggil-manggil bu gurunya mengarang cerita yang termehek-mehek agar dikasihani gurunya agar bu gurunya memperhatikan dia. mmm ini bagian Quality Control atau Internal Control. (specialis komplain dan Tukang ngadu)

Membuka tas merogoh kantong membuka dompet barbie/narutonya menghitung uang recehan disana atau bahkan menghitung-hitung jumlah jendela yang ada dikelas itu pasti akan jadi Finance dan Accounting

Ngambil Crayon coret-coret dinding mudah saja ini tentu Graphic Design dong

Berceloteh ngobrol Cerita-cerita sama temannya ngoceh kesana kemari ngomong sendiri berdiri di depan kelas sambil ketawa-ketiwi ini bagian Public Relation. (spesialis ketawa ketiwi dan ngomong kanan kiri)

Tarik kursi berdiri diatas kursi melihat keluar jendela menerawang jauh pura-pura berfikir Naaaahhh inilah calon President Direktur kita (berpandangan visioner jauh kedepan)

Jika mereka hanya duduk diam .. seperti tidak melakukan apa-apa naaahhh ini bagian Personalia . (hihihihi)(yes Sitting Idle right ???)

Jika mereka ternyata berdiri di depan pintu siap siaga selalu memegang handel pintu buka tutup pintu .. aaaahhhh ini pasti Bagian Security atau Door man )

Ok-Ok bagaimana kalau dia Duduk manis sendirian dipojok membuka buku membaca dengan tenang tangan dilipat diatas meja rapi dengan harapan Ibu Guru akan memuji dia habis-habisan . ???

mmm maaf tipe ini biasanya tidak diterima di bagian mana pun orangnya kurang asik soalnya nggak fun nggak kompak.. (hihihihihi)

(Sumber : email dari mas Rony di Bentoel)


4 Hari menjadi Ibu

February 25, 2009

Sejak senin kemaren istriku meninggalkanku berdua dengan anak lelakiku yang masih berusia 4 keluar kota demi sebuah tugas yang harus ditunaikan dari kantornya. Aku mengantarnya sampai ketempat pelatihan dan langsung balik pulang karena Rere menunggu dirumah dengan ‘mbak’nya. Sebenarnya bukanlah pertama kali aku ditinggal seperti ini, karena dalam setahun kemaren sudah 3 – 4 kali istriku bertugas keluar kota untuk pelatihan ataupun seminar, jadi bukan menjadi masalah baru bagiku.

Kepergian istriku kali ini ditambah dengan mertuaku yang sedang sakit dan perlu perawatan, sedangkan kejadian sebelumnya saat ditinggal istri urusan memasak dan sebangsanya tidak menjadi masalah karena masih ada mertua dirumah. Kali ini bukan hanya urusan masak yang menjadi kendala tapi juga mengurus 2 orang yang perlu perhatian khusus yang membuat ini menjadi hal baru dan layak untuk dicoba. Kalau aku bilang sih bukan beban, akan tetapi sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan lancar dan sukses.

Entah seperti apa biasanya istriku melakukan kegiatan sehari – harinya, apakah sudah terplaning dengan baik ataukah sesuai dengan suasana hati (mood) untuk kegiatannya itu. Sebagai seorang lelaki yang biasa membuat rencana dan time schedule, aku menerapkannya dikegiatan ini. Mulai dari pagi bangun trus menyiapkan masakan, menanak nasi, masak air, sampai dengan menyiapkan kebutuhan mertua dan si Rere telah kusiapkan dengan akurasi waktu yang sudah kutetapkan.

Hari pertama berjalan lancar tanpa ada halangan berarti, dan sampai pulang kerumah pun ‘mbak’nya sudah menunggu dan siap untuk pulang. Rere bagiku bukan hanya seperti anak kecil yang memang suka bermain dan bermanja – manja. Akan tetapi lebih seperti seorang saudara, sahabat, sekaligus seorang anak bagiku. Disaat mamanya tidak ada kedewasaan berpikir Rere terbentuk dengan sendirinya tanpa ada komando yang menyuruhnya berperilaku seperti itu. Hal ini yang membuatku merasa sangat nyaman dan semakin mencintai dan menyayanginya sekaligus mamanya juga :D

Hari kedua si Rere mulai berulah dengan ‘mbangkong’ (bangun siang) dan tidak mau mandi sampai aku selesai mengerjakan perkerjaan rumah tangga seperti hari kemarennya. Walhasil akupun terlambat masuk kekantor kondisi mood menjadi sedikit kurang nyaman. Kondisi ini didukung dengan turunnya hujan yang tak kunjung reda padahal aku harus pulang ontime supaya mbak bisa pulang kerumahnya tepat waktu dan itupun tak terjadi. Aku harus sedikit pulang terlambat karena masih harus mencari tumpangan untuk pulang.

Hari ini, tabung LPG habis dan harus keluar rumah dipagi buta supaya dapur tetap ‘ngebul‘dan kita semua bisa makan. Cuaca tidak jauh berbeda dengan hari kemaren, tetapi Rere malah tidur pulas saat aku pulang kantor. Mungkin hawanya memang nyaman untuk dibuat tidur. Lapar …… saat aku menulis ini perut masih kosong akibat berinternet ria dan ngecek Facebook Games karena sudah addicted. Semoga besok sudah membaik dan bisa mengatur waktu kembali supaya tidak kecanduan Facebook. Duh….

Besok istriku pulang dan aku kembali menjadi seorang Bapak lagi … Oh indah menjadi menjadi seorang bapak ternyata …. Terimakasih mi telah menjadi istri yang selalu setia dan memberikan semua fasilitas yang ada meski aku masih jauh dari sempurna seperti yang kau impikan.


January 15, 2009

Malem jum’at ini .. ada yang punya ide mo ngapain ya .. sepi sekali disini …


January 15, 2009

Acara TV kok sinetron lagi .. sinetron lagi …


January 15, 2009

Makan apa nih ? Siang yang dingin :(


Surat Tertulis Permohonan maaf dari Penulis

July 14, 2008

Posting ini saya tujukan kepada pemilik foto ini beserta pemilik domain website ini. Posting ini juga sekaligus menjadi Surat Tertulis Permohonan maaf kepada kedua pihak tersebut diatas karena tidak melakukan ijin terlebih dahulu dalam mengambil foto yang saya masukkan kedalam posting saya.
hal ini tidak saya lakukan secara sengaja untuk mendiskreditkan atau menjelekkan pemilik foto tersebut karena saya berpikir bahwa semua materi yang ada di internet adalah sifatnya gratis dan tidak melanggar hak cipta. Tulisan yang saya muat tidak ada sangkut pautnya dengan sipemilik foto ataupun pemilik domain dan sifat dari tulisan saya adalah bersifat general.
Jika masih ada yang belum berkenan dengan tulisan ini mohon untuk dapat dimengerti kondisi ini dan gambar sudah diganti dan disamarkan.
Terimakasih atas informasi dan koreksinya.


Siapa yang ingin hidupnya sengsara .. MENIKAHLAH!

July 11, 2008
Pernikahan

Pernikahan

Banyak orang bilang untuk menyempurnakan agamamu maka menikahlah. Tapi berapa persen orang yang berhasil membina keluarganya dan berapa persen juga yang gagal hingga akhirnya berakhir pada kasus perceraian yang menyakitkan, atau mungkin “melegakan”.

Read the rest of this entry »


Antara Hamba dan Tuan

January 7, 2008

Pernahkah kita berpikir jika sebenarnya kita selalu diposisi seorang HAMBA. Banyak orang berpikir bahwa dia adalah seorang pejabat, petinggi kerajaan, pemilik perusahaan, atau mungkin seorang kepala rumah tangga. Dengan posisi tersebut banyak juga orang yang lupa pada posisi yang sebenarnya dan dirinya telah bermain sebagai TUHAN. Mari kita kupas sedikit kesamaan antara posisi jabatan diatas dengan TUHAN.

Read the rest of this entry »


Jangan pernah CERAI dari wanitamu

December 17, 2007

Perceraian adalah perbuatan Halal yang dibenci TUHAN. Maka dari itu saya menghimbau dengan sangat kepada para lelaki jangan pernah punya pikiran untuk menceraikan wanita anda.

Saya pernah mendengar cerita tentang seorang lelaki yang dengan sabar dan telaten hidup dengan istrinya yang notabenenya adalah seorang yang materialistis. Setiap hari minta uang untuk keperluan ini dan itu dan sifatnya nggak jelas.

Sang suami ini memberinya uang jika ada dan minta waktu untuk mencarikan uang jika memang tidak ada. Tak jarang istrinya mengomel tak karuan bahkan sempat melontarkan ingin meminta cerai darinya karena dia menganggap suaminya ini gak becus cari duit dan macam – macam alasan dituduhkan kepada sang suami.

Saya cukup salut dengan suami ini dan menurut cerita juga alasan seorang suami ini mempertahankan pernikahan dengan istrinya ini cukup unik. Ada pertanyaan tentang hal ini. ” Mas, kok bisa betah dengan istri yang luar biasa cerewet dan matre sih ?”

Dia bilang “Mas, saya ini tidak mau menceraikan istri saya karena saya kasihan dengan lelaki yang nanti mau menerimanya jadi istrinya.”

“Lho kok bisa ?” Kata sang penanya.

“Lha iya to, coba kalau mas yang nanti jadi suaminya istriku kan mas bakal di cereweti dan diporoti sampai habis hartanya. Itu yang saya maksud mas makanya saya tidak akan menceraikan istri saya.”

:D Selingan boss .. biar gak terlalu tegang ;)


Wanitaku Hilang

December 14, 2007

Sudah 3 minggu ini kuamati setiap kegiatan wanitaku yang satu ini. Dia memang seorang wanita yang hard worker dan seorang yang perfectionist. Mungkin rata – rata wanita memang perfectionist.

Read the rest of this entry »