Wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja.

Setelah posting Lelaki dan wanita berbeda kemudian Lelaki mengantarkan wanita ke surga. Nah topik sekarang adalah Wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja. Saya tidak akan menjelaskan macam pintu dan kriteria orang yang masuk surga itu apa saja, akan tetapi Ciri wanita yang seperti apa yang bisa masuk surga dari pintu mana saja.

Pertama, Wanita yang sholatnya beres. Beres dalam artian benar tuntunan rukun, syarat, kekhusukan dalam sholat. Dalam tatanan ini untuk semua orang tidak hanya wanita memang dituntut untuk benar. Akan tetapi ada hal lain yang bisa menyebabkan wanita sholatnya tidak beres. Kesibukan yang tidak ada hentinya. Dalam contoh, seorang suami jika dirumah bisa dengan enak dan nyaman tanpa beban apa2x jika terdengar suara adzan langsung berangkat ke masjid dan menunaikan sholat tanpa penghalang apa2x. Bagaimana dengan seorang istri, satu kasus sholat ashar. Dalam keseharian banyak sekali yang diurusi dalan rumah tangga, baik ngurusi anak, masak, mencuci dan lain sebagainya. Jika terdengar adzan ashar dan ketika itu lagi memasak untuk makan malam, belum lagi akan memandikan anak – anak dan lain-lain, akhirnya tertundalah menunaikan sholat tepat waktu. Maka jika seorang istri sholatnya beres maka memenuhi kriteria pertama untuk tiket masuk surga.

Kedua,  Puasa sunnahnya harus beres. Kondisi ini jika masih belum menikah memang tidak begitu bermasalah, akan tetapi jika sudah bersuami maka posisi puasa sunnah bisa digugurkan oleh sang suami jika dia melarang sang istri untuk puasa sunnah dengan alasan syar’i tentunya.

Ketiga, Taat kepada suami, seperti posting saya sebelumnya taat kepada suami adalah wajib dan ini juga salah satu tiket masuk surga. Bahkan Rasulullah sendiri pernah bersabda, jika didunia ini ada dua Tuhan maka saya akan menyuruh para istri untuk menyembah suaminya, karena hanya ada 1 Tuhan maka wajib taatilah suami kalian. Kurang lebih begitu untuk persisnya silahkan “googling” sendiri. Taat disini dalam tataran Syar’i yang dibolehkan oleh Islam. Jangan mentang – mentang wajib taat kepada suami maka sang suami bisa sewenang – wenang kepada sang istri. Contohlah Rasulullah, Rasul adalah sosok suami yang sempurna dibumi ini.

Sebenarnya tinggal 1 lagi tapi saya lupa, maafkan saya atas segala keterbatasan saya. Jika ada yang mau menambahkan silahkan saja, ini sifatnya bebas.

11 Responses to Wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja.

  1. “seorang suami jika di rumah bisa dengan enak dan nyaman tanpa beban apa2 jika terdengar suara adzan langsung berangkat ke mesjid dan menunaikan sholat tanpa penghalang apa2. Bagaimana dengan seorang istri, satu kasus sholat ashar. Dalam keseharian banyak sekali yang diurusi dalam rumah tangga, baik ngurusi anak, masak mencuci dan lain sebagainya dan seterusnya dech…”
    Suami yang bijak dan tidak egois, apabila ia berada di rumah melihat istrinya sibuk dengan seabreg tugas keseharian rumah tangga, tidak akan menonton dan bersantai ria membiarkan istrinya bagai pembantu. Ya paling tidak membantu meringankan yang dapat dilakukannya…Khan keluarga milik bersama. Jika ada kerjasama pastilah sang istri dapat melakukan sholat dengan beres, suami yang benar-benar mencintai istrinya iapun pasti akan menginginkan sholat istrinya beres, makanya harus membantu meringankan bebannya.

    Sang Otak says :
    Ya, saya sangat setuju dengan komentar mbak euis :) dan itu yang dilakukan Rasulullah betul :) Oleh karena itu sang suami bisa membantu mengantarkan istrinya ke pintu Syurga mana saja bukan :)

  2. Sebagai tambahan yang ingin meniru Rasulullah…
    Suatu hari Rasul saw memasuki rumah Imam Ali as. Beliau melihat Sayyidah Fathimah sedang membuat tepung yang dibantu oleh Imam Ali as. Kemudian Rasul saw berkata : “Siapa di antara kalian yang sudah lelah (capek)? Imam Ali as menjawab : “Fathimah sudah lelah, wahai Rasulullah”. Lantas Rasul saw berkata : “Bangkitlah wahai putriku! Kemudian Sayyidah Fathimah bangkit, dan Rasulullah datang menggantikan beliau untuk membantu Imam Ali as membuat tepung”.
    Imam Shadiq as berkata : “Imam Ali as memotong-motong kayu, mengambil air dan menyapu. Sementara Sayyidah Fathimah Zahra as membuat tepung, mengadoninya dan membuat roti”.

    Sang Otak says :
    Seperti yang saya paparkan di artikel sebelumnya bukan, saat Rasulullah membantu dan berdo’a untuk putrinya.

  3. endang says:

    semua perlu dipelajari oleh suami istri, agar masing2 bisa membantu pasangannya mendapatkan pintu surga.

  4. Rizma Adlia says:

    Ma bingung,, kalo yang pake ngurus rumah dulu dibilang ga beres solatnya,, kalo ga ngutamain ngurus keluarga,, dibilang ga tanggung jawab sama keluarga,, (gimana mo solat beres kalo anaknya nangis di sebelah gara gara kelaperan??)

    Ma ga ngerti,,

  5. bidin says:

    coba cari di google…

    Fatimah az-Zahra dan gilingan gandum

    mudah2an menjadi pembelajaran

  6. warda says:

    “Sebenarnya tinggal 1 lagi tapi saya lupa, maafkan saya atas segala keterbatasan saya. Jika ada yang mau menambahkan silahkan saja, ini sifatnya bebas”
    Aq tahu apa itu…..
    keempat: wanita yang dpat menjaga kemaluannya, baik saat dia masih remaja ataupun stelah bersuami. mnjaga kmaluan maksudny: dpat mnjaga kehormatan dirinya dr prbuatan2 maksiat yg pda akhirnya dpat merugikan dri kalian sndri. d jaman skrg ni emang sulit mnjaga khormatan qta, aplagi bagi kalian yg tinggal d lingkungan perkotaan, waduh…sdah bnyak yg jebol lah, d intrnet2 jg bnyak d perbincangkan kaum remaja yg telah mlakukan hub. d luar nikah, na’udzubilla…
    saya jg seorg prempuan, tp alhmdulilah smpai skrg sya masih bsa mnjalankan perintah yg satu ini.

  7. banyubiru says:

    Afwan ya akhi
    Mohon dikaji lagi untuk dasar wanita masuk surga.
    Untuk point “puasa sunahnya harus beres”, setahu saya
    dalam hadits qudsi adalah puasa Ramadhan, Brarti puasa wajib bukan puasa sunnah.
    Namanya sarat adalah mutlak sertakan hadis qudsinya bila perlu.
    Maaf semoga menjadi kajian.

  8. Abdullah says:

    klo gk salah nutup auratnya dah…

  9. insan says:

    Bukankah Hadist yang shahih menyebutkan bahwa syarat wanita masuk surga adalah shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan taat kepada suaminya ?

    Klo yang anda sampaikan diatas atas dasar apa ?
    Janganlah menyampaikan permasalahan Agama Islam tanpa dasar yang shahih, bukan orang lain saja yang rugi tapi anda akan lebih merugi lagi karena dosa anda akan berlipat sesuai jumlah orang yang mengikuti anda.

  10. opboiler says:

    Bagi isteri hanya 4 syarat untuk
    mereka ke syurga “Apabila seorang
    isteri mengerjakan solat 5 waktu,
    mengerjakan puasa sebulan,
    memelihara kehormatannya (aurat)
    serta mentaati suaminya, nescaya
    dia akan masuk syurga ”. (Riwayat
    Imam Bazzar melalui Anas r.a)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: