<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Otak Laki Laki</title>
	<atom:link href="http://otaklelaki.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://otaklelaki.wordpress.com</link>
	<description>Inilah isi Otak Lelaki (Saya)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 15:04:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='otaklelaki.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Otak Laki Laki</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://otaklelaki.wordpress.com/osd.xml" title="Otak Laki Laki" />
	<atom:link rel='hub' href='http://otaklelaki.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sebenarnya hidup ini indah ..</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2010/05/26/sebenarnya-hidup-ini-indah/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2010/05/26/sebenarnya-hidup-ini-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 04:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda sudah merasakan indahnya hidup ini ? Pertanyaan ini mudah untuk dilontarkan tetapi secara jujur susah untuk dijawab dan dijalani. Saya sendiri masih terus berusaha untuk membiasakan diri untuk menikmati hidup ini dari detik demi detik. Dalam kehidupan ini segala sesuatunya selalu berpasang-pasangan. Seperti siang dan malam, manis dan pahit, begitupun dengan senang dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=39&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Apakah anda sudah merasakan indahnya hidup ini ?</em></p>
<p><a href="http://simplychi.files.wordpress.com/2008/04/life-is-beautiful.gif"><img class="alignright" style="margin:5px;" title="Life is beautiful" src="http://simplychi.files.wordpress.com/2008/04/life-is-beautiful.gif?w=368&#038;h=277" alt="gambar diambil dari simplychi.wordpress.com" width="368" height="277" /></a>Pertanyaan ini mudah untuk dilontarkan tetapi secara jujur susah untuk dijawab dan dijalani. Saya sendiri masih terus berusaha untuk membiasakan diri untuk menikmati hidup ini dari detik demi detik.</p>
<p>Dalam kehidupan ini segala sesuatunya selalu berpasang-pasangan. Seperti siang dan malam, manis dan pahit, begitupun dengan senang dan susah.  Secara harfiah mungkin sebenarnya tidak ada bedanya, semuanya memiliki karakter masing &#8211; masing dan itu tidak dapat dibandingkan. Jika anda mencoba untuk membandingkan maka tidak akan pernah ada titik temu diantara dua sisi kehidupan itu.</p>
<p>Mungkin disinilah letak keunikan cara pandang manusia seperti saya, anda, dan mereka disana yang seringkali mencoba untuk mempertemukan dua sisi kehidupan yang berbeda dan pastinya akan berakhir dengan kekecewaan. Mari kita coba beranalisa sederhana tentang kehidupan versi saya tentunya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam  satu hari berapa jam kita bisa tertawa, bercakap &#8211; cakap, konsentrasi bekerja, menikmati momen &#8211; momen bahagia, dan lain sebagainya. Kemudian, berapa jam anda menangis, bersedih, merasa kehilangan, sakit, dan seterusnya. Coba berhitung dan akumulasikan dalam satu bulan, satu tahun, sepuluh tahun, dan sampai detik ini. Berapa persenkah anda sebenarnya merasa bahagia dan berapa persenkah anda merasa bersedih ?</p>
<p>Secara jujur cobalah anda berhitung dan saya yakin prosentase kebahagian kita akan lebih banyak dibandingkan dengan prosentase kesedihan kita. Tapi mengapa banyak orang dan saya sendiri tentu saja masih beranggapan bahwa hidup ini kok tidak indah ya .. hidup ini kok susah sekali &#8230; dan banyak sekali bermunculan pertanyaan yang serupa. Bahkan banyak <em>statement</em> menghujat, menyalahkan orang lain, atau bahkan menyalahkan TUHAN.</p>
<p>Semuanya itu adalah karena kita terlalu banyak memikirkan kesedihan dibandingkan kebahagian dan indahnya hidup ini. Otak kita dipaksa untuk berpikir keras tentang bagaimana kita bisa bahagia, kedepannya kita bisa hidup enak, kedepannya kita bisa begini .. begitu .. dan lain sebagainya, sehingga kita sering lupa bahwa kita itu hidup hari ini, sekarang, detik ini. Hal ini yang menyebabkan kita tidak merasa bahagia, padahal kebahagiaan itu selalu ada dan Tuhan selalu memberikan nikmat itu setiap hari tanpa putus sedetikpun.</p>
<p>Selain itu bisa jadi banyak tuntutan yang harus kita penuhi untuk mencapai kebahagiaan. Seperti kita harus punya ini .. itu agar kita bahagia, kamu harus melakukan ini .. itu supaya hidup ini enak dan indah , kita harus siap sengsara agar esok kita bisa tenang dan damai.</p>
<p>Di lain sisi, sebagian orang hidup dalam masa lalunya yang tidak akan pernah bisa kembali ke masa itu yang biasanya diawali dengan kata &#8220;Seandainya&#8221;. Seandainya saja saya dulu melakukan ini maka mungkin hari ini saya tidak akan seperti ini. Seandainya saya begini .. begitu .. maka &#8230;</p>
<p>Jadi, sebenarnya hidup ini indah dan Tuhan telah menciptakan semuanya itu untuk kita nikmati dan syukuri mengapa harus berkeluh kesah dan tidak dapat menerima apa yang terjadi disekitar kita dan menyalahkan orang lain untuk hal ini. Mari kita berusaha untuk selalu menikmati indahnya hidup ini dan terakhir ada sebuah surat dari YM yang saya terima seperti ini.</p>
<blockquote><p>&#8220;Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah, hai sekalian orang Mu&#8217;min, supaya engkau semua memperoleh kebahagiaan.&#8221; (an-Nur: 31)&#8221;</p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=39&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2010/05/26/sebenarnya-hidup-ini-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simplychi.files.wordpress.com/2008/04/life-is-beautiful.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Life is beautiful</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menerawang Masa Depan</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/27/menerawang-masa-depan/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/27/menerawang-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 09:06:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/27/menerawang-masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[Yesterday is gone.Tumorrow has not yet come.We have only today.Let&#8217;s begin! Bagi yang punya anak di TK. Ingin tau mau jadi apakah anak anda? Gampang. Kumpulkan 30 orang anak TK tersebut, Ibu guru memimpin mereka masuk ruang kelas. Lalu tinggalkan lah mereka tunggu beberapa saat Kita lihat apa reaksi mereka !!! Jika mereka tetap ngintil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=37&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yesterday is gone.Tumorrow has not yet come.We have only today.Let&#8217;s begin!
</p>
<p>Bagi yang punya anak di TK. Ingin tau mau jadi apakah anak anda? Gampang. Kumpulkan 30 orang anak TK tersebut, Ibu guru memimpin mereka masuk ruang kelas. Lalu tinggalkan lah mereka tunggu beberapa saat Kita lihat apa reaksi mereka !!!
</p>
<p>Jika mereka tetap ngintil mengikuti terus Ibu Gurunya, nempel terus keluar ruangan ini cocok di bagian Legal (selalu &#8220;merapat&#8221; kepada Top Management)
</p>
<p>Jika mereka kemudian mengambil mainan balok-balok kayu atau lego dipasang lalu diberantakin lagi pasang lagi berantakin lagi Kalo bosen ditinggal Dia cari mainan yang lain lagi lalu pasang berantakin lagi pasang lagi naaaahhh ini keknya menjadi Bagian IT atau Engineering (bongkar pasang cari kesibukan sendiri jika bosen lalu ditinggal )
</p>
<p>Jika mereka maju ke papan tulis dan menulis-nulis sesuatu disitu, yup tentu saja ini bagian Training and Development (naluri ngajar bouw)
</p>
<p>Bertepuk tangan menyanyi berteriak-teriak menari-nari ini bagian Operation (tukang &#8220;heboh&#8221; soalnya )(demo mulu kerjaannya)
</p>
<p>Berjalan keluar Jajan cimol dan Harum manis didepan sekolah Ini bagian Procurement .. (tidak lupa dengan cerewet bertanya Ini berapa bang yang itu berapa bang Yang disitu berapa ??)(tapi nggak beli-beli karena uangnya kurang)
</p>
<p>Ambil Tas buka bekal makan-makan minum-minum hepi-hepi haha hihi hah Ini pasti orang-orang Marketing nih (marketing gitu loh )(Everyday is a holiday)
</p>
<p>Jika mereka malah berantem sesamanya cakar-cakaran dsb Ini pasti cocok di divisi Bussiness Development
</p>
<p>Mendorong-dorong meja mengangkat kursi merapih-rapihkan kelas melap meja kursi nyapu kelas, Ini General Affair lah
</p>
<p>Lari keluar kelas main-main diluar main ayunan main prosotan main jungkat jungkit Gak peduli apa yang terjadi di dalam kelas Ini bagian Sales dan Customer Service (spesialis&#8221;urusan luar&#8221; bukan ???). (urusan main)
</p>
<p>Menangis keras memanggil-manggil bu gurunya mengarang cerita yang termehek-mehek agar dikasihani gurunya agar bu gurunya memperhatikan dia. mmm ini bagian Quality Control atau Internal Control. (specialis komplain dan Tukang ngadu)
</p>
<p>Membuka tas merogoh kantong membuka dompet barbie/narutonya menghitung uang recehan disana atau bahkan menghitung-hitung jumlah jendela yang ada dikelas itu pasti akan jadi Finance dan Accounting
</p>
<p>Ngambil Crayon coret-coret dinding mudah saja ini tentu Graphic Design dong
</p>
<p>Berceloteh ngobrol Cerita-cerita sama temannya ngoceh kesana kemari ngomong sendiri berdiri di depan kelas sambil ketawa-ketiwi ini bagian Public Relation. (spesialis ketawa ketiwi dan ngomong kanan kiri)
</p>
<p>Tarik kursi berdiri diatas kursi melihat keluar jendela menerawang jauh pura-pura berfikir Naaaahhh inilah calon President Direktur kita (berpandangan visioner jauh kedepan)
</p>
<p>Jika mereka hanya duduk diam .. seperti tidak melakukan apa-apa naaahhh ini bagian Personalia . (hihihihi)(yes Sitting Idle right ???)
</p>
<p>Jika mereka ternyata berdiri di depan pintu siap siaga selalu memegang handel pintu buka tutup pintu .. aaaahhhh ini pasti Bagian Security atau Door man )
</p>
<p>Ok-Ok bagaimana kalau dia Duduk manis sendirian dipojok membuka buku membaca dengan tenang tangan dilipat diatas meja rapi dengan harapan Ibu Guru akan memuji dia habis-habisan . ???
</p>
<p>mmm maaf tipe ini biasanya tidak diterima di bagian mana pun orangnya kurang asik soalnya nggak fun nggak kompak.. (hihihihihi)
</p>
<p>(Sumber : email dari mas Rony di Bentoel)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=37&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/27/menerawang-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 Hari menjadi Ibu</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/25/4-hari-menjadi-ibu/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/25/4-hari-menjadi-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:13:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/25/4-hari-menjadi-ibu/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak senin kemaren istriku meninggalkanku berdua dengan anak lelakiku yang masih berusia 4 keluar kota demi sebuah tugas yang harus ditunaikan dari kantornya. Aku mengantarnya sampai ketempat pelatihan dan langsung balik pulang karena Rere menunggu dirumah dengan &#8216;mbak&#8217;nya. Sebenarnya bukanlah pertama kali aku ditinggal seperti ini, karena dalam setahun kemaren sudah 3 &#8211; 4 kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=36&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak senin kemaren istriku meninggalkanku berdua dengan anak lelakiku yang masih berusia 4 keluar kota demi sebuah tugas yang harus ditunaikan dari kantornya. Aku mengantarnya sampai ketempat pelatihan dan langsung balik pulang karena Rere menunggu dirumah dengan &#8216;mbak&#8217;nya. Sebenarnya bukanlah pertama kali aku ditinggal seperti ini, karena dalam setahun kemaren sudah 3 &#8211; 4 kali istriku bertugas keluar kota untuk pelatihan ataupun seminar, jadi bukan menjadi masalah baru bagiku.
</p>
<p>Kepergian istriku kali ini ditambah dengan mertuaku yang sedang sakit dan perlu perawatan, sedangkan kejadian sebelumnya saat ditinggal istri urusan memasak dan sebangsanya tidak menjadi masalah karena masih ada mertua dirumah. Kali ini bukan hanya urusan masak yang menjadi kendala tapi juga mengurus 2 orang yang perlu perhatian khusus yang membuat ini menjadi hal baru dan layak untuk dicoba. Kalau aku bilang sih bukan beban, akan tetapi sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan lancar dan sukses.
</p>
<p>Entah seperti apa biasanya istriku melakukan kegiatan sehari – harinya, apakah sudah terplaning dengan baik ataukah sesuai dengan suasana hati (mood) untuk kegiatannya itu. Sebagai seorang lelaki yang biasa membuat rencana dan time schedule, aku menerapkannya dikegiatan ini. Mulai dari pagi bangun trus menyiapkan masakan, menanak nasi, masak air, sampai dengan menyiapkan kebutuhan mertua dan si Rere telah kusiapkan dengan akurasi waktu yang sudah kutetapkan.
</p>
<p>Hari pertama berjalan lancar tanpa ada halangan berarti, dan sampai pulang kerumah pun &#8216;mbak&#8217;nya sudah menunggu dan siap untuk pulang. Rere bagiku bukan hanya seperti anak kecil yang memang suka bermain dan bermanja – manja. Akan tetapi lebih seperti seorang saudara, sahabat, sekaligus seorang anak bagiku. Disaat mamanya tidak ada kedewasaan berpikir Rere terbentuk dengan sendirinya tanpa ada komando yang menyuruhnya berperilaku seperti itu. Hal ini yang membuatku merasa sangat nyaman dan semakin mencintai dan menyayanginya sekaligus mamanya juga <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
</p>
<p>Hari kedua si Rere mulai berulah dengan &#8216;mbangkong&#8217; (bangun siang) dan tidak mau mandi sampai aku selesai mengerjakan perkerjaan rumah tangga seperti hari kemarennya. Walhasil akupun terlambat masuk kekantor kondisi mood menjadi sedikit kurang nyaman. Kondisi ini didukung dengan turunnya hujan yang tak kunjung reda padahal aku harus pulang <em>ontime</em> supaya mbak bisa pulang kerumahnya tepat waktu dan itupun tak terjadi. Aku harus sedikit pulang terlambat karena masih harus mencari tumpangan untuk pulang.
</p>
<p>Hari ini, tabung LPG habis dan harus keluar rumah dipagi buta supaya dapur tetap &#8216;<em>ngebul</em>&#8216;dan kita semua bisa makan. Cuaca tidak jauh berbeda dengan hari kemaren, tetapi Rere malah tidur pulas saat aku pulang kantor. Mungkin hawanya memang nyaman untuk dibuat tidur. <strong>Lapar</strong> &#8230;&#8230; saat aku menulis ini perut masih kosong akibat berinternet ria dan ngecek Facebook Games karena sudah addicted. Semoga besok sudah membaik dan bisa mengatur waktu kembali supaya tidak kecanduan Facebook. Duh&#8230;.
</p>
<p>Besok istriku pulang dan aku kembali menjadi seorang Bapak lagi &#8230; Oh indah menjadi menjadi seorang bapak ternyata &#8230;. Terimakasih mi telah menjadi istri yang selalu setia dan memberikan semua fasilitas yang ada meski aku masih jauh dari sempurna seperti yang kau impikan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=36&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/02/25/4-hari-menjadi-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/34/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/34/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 13:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/34/</guid>
		<description><![CDATA[Acara TV kok sinetron lagi .. sinetron lagi &#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=34&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara TV kok sinetron lagi .. sinetron lagi &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=34&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/34/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Next Post</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/33/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/33/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 05:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/33/</guid>
		<description><![CDATA[Makan apa nih ? Siang yang dingin<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=33&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makan apa nih ? Siang yang dingin <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=33&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2009/01/15/33/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Tertulis Permohonan maaf dari Penulis</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/14/surat-tertulis-permohonan-maaf-dari-penulis/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/14/surat-tertulis-permohonan-maaf-dari-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 04:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebab Akibat]]></category>
		<category><![CDATA[SuratTertulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/14/surat-tertulis-permohonan-maaf-dari-penulis/</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini saya tujukan kepada pemilik foto ini beserta pemilik domain website ini. Posting ini juga sekaligus menjadi Surat Tertulis Permohonan maaf kepada kedua pihak tersebut diatas karena tidak melakukan ijin terlebih dahulu dalam mengambil foto yang saya masukkan kedalam posting saya. hal ini tidak saya lakukan secara sengaja untuk mendiskreditkan atau menjelekkan pemilik foto [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=30&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting ini saya tujukan kepada pemilik foto <a href="http://adibagus.com/photo/albums/userpics/retno-web1.jpg">ini</a> beserta pemilik domain website <a href="http://adibagus.com">ini</a>. Posting ini juga sekaligus menjadi Surat Tertulis Permohonan maaf kepada kedua pihak tersebut diatas karena tidak melakukan ijin terlebih dahulu dalam mengambil foto yang saya masukkan kedalam posting saya.<br />
hal ini tidak saya lakukan secara sengaja untuk mendiskreditkan atau menjelekkan pemilik foto tersebut karena saya berpikir bahwa semua materi yang ada di internet adalah sifatnya gratis dan tidak melanggar hak cipta. Tulisan yang saya muat tidak ada sangkut pautnya dengan sipemilik foto ataupun pemilik domain dan sifat dari tulisan saya adalah bersifat general.<br />
Jika masih ada yang belum berkenan dengan tulisan ini mohon untuk dapat dimengerti kondisi ini dan gambar sudah diganti dan disamarkan.<br />
Terimakasih atas informasi dan koreksinya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/otaklelaki.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/otaklelaki.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=30&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/14/surat-tertulis-permohonan-maaf-dari-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa yang ingin hidupnya sengsara .. MENIKAHLAH!</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/11/siapa-yang-ingin-hidupnya-sengsara-menikahlah/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/11/siapa-yang-ingin-hidupnya-sengsara-menikahlah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 02:07:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Kontemplasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/11/siapa-yang-ingin-hidupnya-sengsara-menikahlah/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang bilang untuk menyempurnakan agamamu maka menikahlah. Tapi berapa persen orang yang berhasil membina keluarganya dan berapa persen juga yang gagal hingga akhirnya berakhir pada kasus perceraian yang menyakitkan, atau mungkin &#8220;melegakan&#8221;. &#8220;Bahagia &#8211; Mawaddah warahmah&#8221;, kata &#8211; kata yang indah saat hari pernikahan kita dan setelah mngikrarkan diri menjadi seorang suami atau istri. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=27&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 181px"><img src="http://otaklelaki.files.wordpress.com/2008/07/merried.jpg?w=171&#038;h=184" alt="Pernikahan" width="171" height="184" /><p class="wp-caption-text">Pernikahan</p></div>
<p>Banyak orang bilang untuk menyempurnakan agamamu maka menikahlah. Tapi berapa persen orang yang berhasil membina keluarganya dan berapa persen juga yang gagal hingga akhirnya berakhir pada kasus <a href="http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/17/jangan-pernah-cerai-dari-wanitamu/">perceraian</a> yang menyakitkan, atau mungkin <span style="font-style:italic;">&#8220;melegakan&#8221;</span>.</p>
<p><span id="more-27"></span><span style="font-weight:bold;">&#8220;Bahagia &#8211; Mawaddah warahmah&#8221;</span>, kata &#8211; kata yang indah saat hari pernikahan kita dan setelah mngikrarkan diri menjadi seorang suami atau istri. Setelah itu, satu bulan, satu tahun, atau 5 tahun kemudian apakah kondisinya sama dengan pada saat awal &#8211; awal pernikahan. Jika maka syukurilah, karena mungkin tidak banyak orang yang merasakan hal yang sama.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Seberapa sering kita melakukan kesalahan dalam hidup ? </span>Aku pikir semua orang pasti pernah melakukan kesalahan demi kesalahan. Tidak jarang pula kita melakukan kesalahan yang sama karena memang kita ini pelupa apalagi aku sendiri .. sangat pelupa. Biasanya kita selalu akan berusaha memperbaiki kesalahan yang telah kita lakukan dan terus seperti itu .. kesalahan terus melakukan perbaikan. Kata orang itulah hidup selalu bergerak menuju kearah kebaikan. Itu kondisi normatif dan ideal yang sangat &#8211; sangat susah untuk aku lakukan tapi terus kuusahakan.Tapi bagaimana jika salah memilih pendamping hidup, bagaimana jika kita tidak menemukan <span style="font-style:italic;">&#8220;bahagia&#8221;</span> setelah mendapatkannya dalam waktu sesaat. Seumur hidup kita akan menjalani hidup dalam keadaan seperti ini. Mungkin hal ini yang menyebabkan muncul kosakata <span style="font-weight:bold;">CERAI</span>. Tidak sedikit orang mencari yang namanya bahagia hingga akhirnya bergonta ganti pasangan semasa hidupnya, hanya untuk mencari sesuap bahagia, tapi pada akhirnya apa yang didapat kecewa dan kecewa. Mungkin karena dengan berpindah pasangan mereka akan mendapatkan impian yang namanya bahagia.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Siapa yang salah jika kita tidak bahagia ?</span> Mungkin sering sekali kita menyalahkan pasangan dengan mengungkapkan banyak sekali kelemahan, aib, kekurangan, kesalahan, dan lain sebagainya yang dianggap sebagai bahan untuk saling mencaci kepada pasangan. Sudahkah kita introspeksi diri kita bahwa kita juga melakukan hal yang kurang lebih sama dengan apa yang dilakukan pasangan kita ? Berat, susah, sedih, dan entah kata apa lagi yang bisa diungkapkan jika kita mengalami kondisi ini. Solusi tercepet yang biasa diambil adalah <span style="font-weight:bold;">CERAI</span>. Jika ditanya oleh pengadilan agama, sebabnya apa kok meminta cerai, maka alasan klasik yang sering terlontar dari mulut kita&#8230; <span style="font-style:italic;">&#8220;kami sudah tidak mendapatkan kecocokan dalam rumah tangga&#8221;</span>. Aku sendiri belum melakukan survey atau melakukannya sendiri tapi pernah beberapa kali aku mendengarkan beberapa kasus dan itu kalimat ampuh yang mereka ucapkan.</p>
<p>Terlalu banyak <span style="font-weight:bold;">HARAPAN</span> &#8230; kata ini yang menjebak kita untuk memimpikan hal &#8211; hal yang indah dalam mengarungi bahtera pernikahan hingga akhirnya kita lalai bahwa kita hidup tidak sendiri tapi berdua dengan pasangan kita yang mungkin juga punya harapan yang sama. Harapan boleh sama tapi kriteria, parameter, kondisi, dan lain sebagainya bisa jadi sangat berbeda antara kita dengan pasangan kita. Hal ini yang menyebabkan banyak terjadi <span style="font-style:italic;">Conflict Of Interest</span> pada pasangan itu. Oleh karena itu semakin lama kita hidup maka pengalaman akan semakin banyak yang kita alami dan seharusnya kita akan menjadi lebih bijak menghadapi hidup. Tapi mampukah kita bertahan sampai akhir, hingga kita mendapatkan bahagia itu meski itu hanya sesaat sebelum kita meninggalkan dunia ini untuk menuju alam yang baru. Ataukah kita lari dari satu masalah ke malasah yang lain, karena belum tentu jika kita berganti pasangan akan mendapatkan hal yang lebih baik karena kembali ke awal lagi kita membangun harapan &#8211; harapan baru dan akan terus seperti itu sampai akhirnya kita keluar dari dunia ini tanpa merasakan hasil dari perjuangan kita.<br />
<span style="font-weight:bold;">Sengsara</span>, mungkin kata yang tepat untuk mengungkapkan perjalanan hidup ini. Menikah adalah salah satu fase yang harus kita jalani untuk mendapatkan bahagia. Mungkin ini yang aku bisa petik dari menyempurnakan agamaku ini dengan <span style="font-weight:bold;">MENIKAH!</span> Saran saya segeralah menikah dan nikmati fase hidup yang baru, jadi dengan demikian mungkin kita akan lebih cepat mendapatkan bahagia sebelum kita meninggalkan dunia ini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/otaklelaki.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/otaklelaki.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=27&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/07/11/siapa-yang-ingin-hidupnya-sengsara-menikahlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://otaklelaki.files.wordpress.com/2008/07/merried.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pernikahan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Hamba dan Tuan</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/01/07/antara-hamba-dan-tuan/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/01/07/antara-hamba-dan-tuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 09:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Sebab Akibat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2008/01/07/antara-hamba-dan-tuan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kita berpikir jika sebenarnya kita selalu diposisi seorang HAMBA. Banyak orang berpikir bahwa dia adalah seorang pejabat, petinggi kerajaan, pemilik perusahaan, atau mungkin seorang kepala rumah tangga. Dengan posisi tersebut banyak juga orang yang lupa pada posisi yang sebenarnya dan dirinya telah bermain sebagai TUHAN. Mari kita kupas sedikit kesamaan antara posisi jabatan diatas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=24&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah kita berpikir jika sebenarnya kita selalu diposisi seorang HAMBA. Banyak orang berpikir bahwa dia adalah seorang pejabat, petinggi kerajaan, pemilik perusahaan, atau mungkin seorang kepala rumah tangga. Dengan posisi tersebut banyak juga orang yang lupa pada posisi yang sebenarnya dan dirinya telah bermain sebagai TUHAN. Mari kita kupas sedikit kesamaan antara posisi jabatan diatas dengan TUHAN.</p>
<p><span id="more-24"></span></p>
<p>Seorang Pejabat atau atasan mempunyai otoritas mengatur bawahannya. Seorang atasan bisa memarahi, memberikan pujian, memberikan gaji, atau yang lainnya. Lebih umum lagi jika kita diposisi sebagai seorang majikan atas pembantu rumah tangga kita. Jika dulu masih ada perbudakan seperti seorang majikan dengan budaknya. Pembantu rumah tangga kita akan selalu menuruti semua perintah kita tanpa kecuali. Mereka melaksanakan semua perintah dan tidak melaksanakan semua yang kita larang. Jadi, sepertinya kita ini bertindak seperti TUHAN bertindak kepada makhluknya. Dengan kata lain &#8220;We are playing as GOD&#8221;.</p>
<p>Bagaimana jika PRT kita melakukan kesalahan dalam bekerja, atau melanggar apa yang telah kita larang. Misalkan kita menyuruhnya mengepel lantai dan ternyata cara mengepelnya salah tidak sesuai dengan kehendak kita. Kemudian misalkan jika kita melarang mereka untuk ngerumpi dengan pembantu tetangga, tetapi masih saja tetap dilakukannya. Apa yang kita lakukan marah, menasehatinya, di diamkan saja, atau tindakan yang lain ? bagaimana jika kesalahan &#8211; kesalahan yang diperbuat oleh PRT kita berulang terus dari waktu ke waktu, jengkelkah kita, bertambah marahkah kita, atau kita masih memaafkan mereka dan memberikan mereka kesempatan untuk memperbaiki kesalah mereka ? Pernahkah kita berpikir seperti ini, bahwa kita sebenarnya sering memposisikan diri kita seperti TUHAN?<br />
Kebanyakan dari kita pasti akan marah &#8211; marah jika PRT kita melakukan kesalahan, mungkin untuk kesalahan pertama dan kedua masih diberi pengarahan dan nasehat. Jika hal ini terus berulang masihkah kita kita akan memberikan pengarahan dan nasehat ? Saya tidak yakin kita akan melakukan hal yang seperti ini terus menerus. Bagaimana jika PRT kita minta gaji atau tambahan bonus kepada kita, padahal kerja mereka buruk dan tidak mau menuruti perintah kita. Pasti kita tidak akan memberikan bonus atau bahkan mungkin kita akan memecat PRT tersebut. Kejadian seperti ini kita anggap sesuatu yang normal dan wajar bukan.</p>
<p>Seperti halnya jika PRT kita telah bekerja dengan baik, menuruti semua perintah kita dan mentaati semua larangan yang berikan. Tanpa memintapun bonus akan kita berikan kepada mereka. Sama halnya dengan posisi kita sebagai seorang karyawan atau orang malaysia bilang &#8220;Orang Gaji&#8221; dimana orang bekerja dan digaji sesuai dengan posisinya. Jika kerja kita pada perusahaan baik dan bahkan lebih baik diantara karyawan yang lain, pasti Perusahaan tidak akan tinggal diam. Mereka akan meberikan reward kepada karyawannya yang telah mengabdi kepada perusahaan dengan sangat baik. Reward sebagai karyawan teladan mungkin, atau mendapatkan bonus tahunan lebih banyak dibandingkan karyawan lain.</p>
<p>Dari uraian diatas, secara sadar atau tidak kita telah bermain sebagai TUHAN meski dalam ruang lingkup yang sangat kecil dibandingkan TUHAN itu sendiri. Saat kita melakukan satu kesalahan, TUHAN akan memaafkan kita. Tetapi kita terus melakukan kesalahan dan tidak pernah sadar dan mau memperbaikinya. Bagaimana reaksi TUHAN ? TUHAN masih mau memaafkan kita dan menunggu kita untuk kembali kepada-NYA. Sungguh luar biasa bukan, betapa sayangnya TUHAN kepada kita. Kita sudah melakukan banyak sekali kesalahan, tidak mengindahkan apa yang diperintahkan-NYA, tetap saja melanggar apa yang dilarang-NYA tapi TUHAN selalu memaafkan kita jika kita mau kembali kepada-NYA.</p>
<p>Jika kita punya begitu banyak dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat kepada TUHAN, kemudian kita berdoa untuk meminta ini dan itu dan sangat optimis dan berharap agar TUHAN mengabulkan semua permintaan kita. Apakah kita tidak malu jika kita terus meminta padahal kita juga terus melanggar apa yang diperintah dan melakukan apa yang telah dilarang oleh TUHAN. Apa yang dikatakan TUHAN kepada kita, &#8220;Mintalah kepada-KU niscaya AKU akan mengabulkan semua permintaanmu.&#8221; Sebegitu besar dan luasnya ampunan TUHAN kepada makhluknya yang terus melakukan dosa. Bagaimana jika sebaliknya, jika kita selalu mentaati semua perintah-NYA dan menjauhai semua larangan-NYA. Tanpa diminta pun TUHAN akan memberikan apa yang kita butuhkan dan kita inginkan. So, intinya jika doa kita ingin didengar oleh TUHAN, kurangi dosa dan mulai taati semua perintah dan jauhi semua larangan-NYA, Simple bukan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Seandainya saja kita sejak awal belajar sebagai seorang HAMBA dan bukan sebagai seorang TUAN, mungkin tidak sulit bagi kita untuk mentaati dan menjauhi semua larangan TUHAN. Mulai sekarang mari kita belajar menjadi seorang HAMBA dan berhenti beraksi menjadi seorang TUAN, tidak peduli posisi kita seorang PRT, Cleaning Services, Karyawan, Staf, Kepala Bagian, Manager, atau bahkan seorang pengusaha sukses atau Presiden. Tetap saja kita ini adalah seorang HAMBA dan akan terus MENGHAMBA sampai waktu yang telah ditentukan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/otaklelaki.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/otaklelaki.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=24&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2008/01/07/antara-hamba-dan-tuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan pernah CERAI dari wanitamu</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/17/jangan-pernah-cerai-dari-wanitamu/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/17/jangan-pernah-cerai-dari-wanitamu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 08:03:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/17/jangan-pernah-cerai-dari-wanitamu/</guid>
		<description><![CDATA[Perceraian adalah perbuatan Halal yang dibenci TUHAN. Maka dari itu saya menghimbau dengan sangat kepada para lelaki jangan pernah punya pikiran untuk menceraikan wanita anda. Saya pernah mendengar cerita tentang seorang lelaki yang dengan sabar dan telaten hidup dengan istrinya yang notabenenya adalah seorang yang materialistis. Setiap hari minta uang untuk keperluan ini dan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=23&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perceraian adalah perbuatan Halal yang dibenci TUHAN. Maka dari itu saya menghimbau dengan sangat kepada para lelaki jangan pernah punya pikiran untuk menceraikan wanita anda.</p>
<p>Saya pernah mendengar cerita tentang seorang lelaki yang dengan sabar dan telaten hidup dengan istrinya yang notabenenya adalah seorang yang materialistis. Setiap hari minta uang untuk keperluan ini dan itu dan sifatnya nggak jelas.</p>
<p>Sang suami ini memberinya uang jika ada dan minta waktu untuk mencarikan uang jika memang tidak ada. Tak jarang istrinya mengomel tak karuan bahkan sempat melontarkan ingin meminta cerai darinya karena dia menganggap suaminya ini gak becus cari duit dan macam &#8211; macam alasan dituduhkan kepada sang suami.</p>
<p>Saya cukup salut dengan suami ini dan menurut cerita juga alasan seorang suami ini mempertahankan pernikahan dengan istrinya ini cukup unik. Ada pertanyaan tentang hal ini. &#8221; Mas, kok bisa betah dengan istri yang luar biasa cerewet dan matre sih ?&#8221;</p>
<p>Dia bilang &#8220;Mas, saya ini tidak mau menceraikan istri saya karena saya kasihan dengan lelaki yang nanti mau menerimanya jadi istrinya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lho kok bisa ?&#8221; Kata sang penanya.</p>
<p>&#8220;Lha iya to, coba kalau mas yang nanti jadi suaminya istriku kan mas bakal di cereweti dan diporoti sampai habis hartanya. Itu yang saya maksud mas makanya saya tidak akan menceraikan istri saya.&#8221;</p>
<p> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Selingan boss .. biar gak terlalu tegang <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/otaklelaki.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/otaklelaki.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=23&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/17/jangan-pernah-cerai-dari-wanitamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wanitaku Hilang</title>
		<link>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/14/wanitaku-hilang/</link>
		<comments>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/14/wanitaku-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 06:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebab Akibat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/14/wanitaku-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 3 minggu ini kuamati setiap kegiatan wanitaku yang satu ini. Dia memang seorang wanita yang hard worker dan seorang yang perfectionist. Mungkin rata &#8211; rata wanita memang perfectionist. Kegiatannya begitu padat, mulai bangun tidur langsung mengerjakan perihal yang berhubungan dengan dapur kemudian berangkat kerja bersamaku. Sore hari pulang kerja sekitar jam 4 sampai dirumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=22&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[</p>
<p>Sudah 3 minggu ini kuamati setiap kegiatan wanitaku yang satu ini. Dia memang seorang wanita yang hard worker dan seorang yang perfectionist. Mungkin rata &#8211; rata wanita memang perfectionist. </p>
<p><span id="more-22"></span></p>
<p>Kegiatannya begitu padat, mulai bangun tidur langsung mengerjakan perihal yang berhubungan dengan dapur kemudian berangkat kerja bersamaku.</p>
<p>Sore hari pulang kerja sekitar jam 4 sampai dirumah menggantikan tugas wanita yang biasa dirumah untuk membantu pekerjaan rumah tangga karena dia harus pulang kerumahnya. Wanitaku kembali melakukan kegiatan ringan dan bermain dengan lelaki kecilku dirumah.</p>
<p>Ketika aku pulang, dia sudah menghadap televisi 14&#8243; miliknya dengan tontonan yang setiap hari diikuti tanpa putus. Acara TV ini yang aku sendiri kurang meminatinya, meski kadang aku temani dia nonton. </p>
<p>Rutinitas ini sebenarnya sudah lama berlangsung, tapi baru ku amati 3 minggu terakhir ini dan sengaja aku diam tidak berkomentar apa &#8211; apa tentang hal ini. Mesra, manja, guyonan santai yang dulu selalu ada saat malam hari sehabis kerja sekarang sudah jarang terlihat atau bahkan tidak ada sama sekali. Dia sibuk dengan sinetron &#8211; sinetron yang benar &#8211; benar menyita waktu dan menurutku para wanita dirumahku seolah terhipnotis dengan acara TV. Luar biasa memang pengaruh Televisi ini, sampai &#8211; sampai aku kena damprat hanya karena ingin melihat siaran televisi yang lain. Hilang sudah wanitaku, tapi akan tetap kutunggu sampai dia pulang, kembali menemaniku seperti dulu kala.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/otaklelaki.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/otaklelaki.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/otaklelaki.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/otaklelaki.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=otaklelaki.wordpress.com&amp;blog=970516&amp;post=22&amp;subd=otaklelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otaklelaki.wordpress.com/2007/12/14/wanitaku-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f5f5091e2d0f9e613266e6c6d4d6674?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
