Wanitaku Hilang

Sudah 3 minggu ini kuamati setiap kegiatan wanitaku yang satu ini. Dia memang seorang wanita yang hard worker dan seorang yang perfectionist. Mungkin rata – rata wanita memang perfectionist.

Kegiatannya begitu padat, mulai bangun tidur langsung mengerjakan perihal yang berhubungan dengan dapur kemudian berangkat kerja bersamaku.

Sore hari pulang kerja sekitar jam 4 sampai dirumah menggantikan tugas wanita yang biasa dirumah untuk membantu pekerjaan rumah tangga karena dia harus pulang kerumahnya. Wanitaku kembali melakukan kegiatan ringan dan bermain dengan lelaki kecilku dirumah.

Ketika aku pulang, dia sudah menghadap televisi 14″ miliknya dengan tontonan yang setiap hari diikuti tanpa putus. Acara TV ini yang aku sendiri kurang meminatinya, meski kadang aku temani dia nonton.

Rutinitas ini sebenarnya sudah lama berlangsung, tapi baru ku amati 3 minggu terakhir ini dan sengaja aku diam tidak berkomentar apa – apa tentang hal ini. Mesra, manja, guyonan santai yang dulu selalu ada saat malam hari sehabis kerja sekarang sudah jarang terlihat atau bahkan tidak ada sama sekali. Dia sibuk dengan sinetron – sinetron yang benar – benar menyita waktu dan menurutku para wanita dirumahku seolah terhipnotis dengan acara TV. Luar biasa memang pengaruh Televisi ini, sampai – sampai aku kena damprat hanya karena ingin melihat siaran televisi yang lain. Hilang sudah wanitaku, tapi akan tetap kutunggu sampai dia pulang, kembali menemaniku seperti dulu kala.

15 Responses to Wanitaku Hilang

  1. Hanum says:

    Sabar…Sabar…

  2. gadis says:

    sepertinya itu sudah menggejala ke hampir semua wanita boss, seperti wanitaku juga demikian, sepulang dari kantor bukan di sambut dengan senyuman atau apa kabar tapi tatapan punggung dengan muka menghadap ke teve.

  3. rusdiansyah says:

    not mine..:)
    mas aku dr duu punya komitmen untuk saling membuat tertawa, minimal tersenyum sebanyak 3 kali sehari..
    entah dengan gerakan konyol, sentuhan2 mesra, obrolan ringan dan masih puluhan cara lainnya
    dan bisa diterapkan setiap waktu dengan kombinasi variasi yang luar biasa banyaknya..
    istilah kata..
    kita “melawak” sedikitnya 3 kali sehari di depan pasangan..
    rumus ini cukup bekerja dengan baik diantara kami.

    setidaknya sampai anak kami hampir berusia 2 tahun, dan masa pacaran 6 tahun..

    kemesraan insya allah cukup terjaga..
    klaupun hilang, hanya sesaat, semata-mata kelokan di jalur kehidupan kami..:D

    salam..:D:D

  4. andi says:

    @gadis
    saya sudah memikirkan apa yang harus saya lakukan dan mulai saya terapkan mas. Tunggu saja posting selanjut😉

    @Rusdiansyah
    Ya, mungkin itu salah satu yang diperlukan membangun kembali komunikasi yang sempat hilang beberapa saat. Situasi dan kondisi yang berbeda dan tentu saja orang yang berbeda memerlukan tindakan dan perlakuan yang berbeda pula.

  5. Jauhari says:

    Pancet ae…..
    isone NGOMEL TOK!!!

    Jangan menambah masalah dengan MASALAH cak… itulah hidup… semua ada PILIHANNYA… ha ha ha ha ha

  6. setiaji says:

    Mau nyari yang lain ? Udah bosen ?

  7. andi says:

    @Jauhari
    Ini bukan ngomel, ini namanya perhatian. Jangan – jangan mas Jauhari ini tidak pernah memperhatikan istrinya ya.😉
    @Setiaji
    Bukannya mo cari yang lain mas, dan bukannya sudah bosen. Saya cuma ingin mengingatkan pada para wanita bahwa para suami juga perlu diperhatikan. Jangan salahkan kalau ada suami yang minta perhatian dari yang lain.😉 Seperti yang mas Setajia bilang😉

  8. setiaji says:

    Ah sama aja ! ha ha ha

  9. senaz says:

    kalo aku, selama suami lg ga ada(ke kantor ato pergi,dll) baru nonton tontonan yg aku suka(yg udah jelas suami ga bakalan suka dey)..
    nah, pas suami di rmh baru deh bareng2 nonton tontonan yg suamiku suka..
    krn kalo aku maksa mo nonton yg aku suka, yg ada malah nonton sendiri..padahal kan ga enak nonton sendiri..mendingan berdua gituuu

  10. andi says:

    @senaz
    Ya, memang begitulah antara laki – laki dan wanita itu berbeda, nikmati saja perbedaan ini karena kalau sama gak enak rasanya (mungkin)😉

  11. dona says:

    Bikin tersadar… thanks buat postingannya..

  12. andi says:

    @dona
    Semoga Dona gak hilang juga🙂

  13. edratna says:

    Wahh kalah sama TV ya? Dirumahku TV yang selalu menyala hanya dikamar pembantu….TV di ruang keluarga nyaris tak ada yang menyalakan, sesekali aja lihat berita di Metro TV atau anakku nonton film kartun.

    Tontonan sinetron tak ada yang menarik, kalau nggak teriak-teriak, nangis, marah-marah…..mendingan baca deh, atau didepan komputer.

  14. andi says:

    @edratna
    Akur bu, seandainya saja sebagian besar wanita Indonesia seperti anda pasti sudah maju seperti Amerika atau jepang kali ya🙂
    Ujung tombak dari kemajuan bangsa salah satunya adalah WANITA bukan begitu bu ?

  15. rifqi riva amalia says:

    ha ha ha ha ha
    lucu deh… kalah sama sinetron dan cemburu sama sinetron
    saya yg masih single jd agak “diingatkan” jika suatu saat kelak telah menjadi istri dari seorang lelaki
    gud luk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: