Surat Tertulis Permohonan maaf dari Penulis

Posting ini saya tujukan kepada pemilik foto ini beserta pemilik domain website ini. Posting ini juga sekaligus menjadi Surat Tertulis Permohonan maaf kepada kedua pihak tersebut diatas karena tidak melakukan ijin terlebih dahulu dalam mengambil foto yang saya masukkan kedalam posting saya.
hal ini tidak saya lakukan secara sengaja untuk mendiskreditkan atau menjelekkan pemilik foto tersebut karena saya berpikir bahwa semua materi yang ada di internet adalah sifatnya gratis dan tidak melanggar hak cipta. Tulisan yang saya muat tidak ada sangkut pautnya dengan sipemilik foto ataupun pemilik domain dan sifat dari tulisan saya adalah bersifat general.
Jika masih ada yang belum berkenan dengan tulisan ini mohon untuk dapat dimengerti kondisi ini dan gambar sudah diganti dan disamarkan.
Terimakasih atas informasi dan koreksinya.

Antara Hamba dan Tuan

Pernahkah kita berpikir jika sebenarnya kita selalu diposisi seorang HAMBA. Banyak orang berpikir bahwa dia adalah seorang pejabat, petinggi kerajaan, pemilik perusahaan, atau mungkin seorang kepala rumah tangga. Dengan posisi tersebut banyak juga orang yang lupa pada posisi yang sebenarnya dan dirinya telah bermain sebagai TUHAN. Mari kita kupas sedikit kesamaan antara posisi jabatan diatas dengan TUHAN.

Read more of this post

Wanitaku Hilang

Sudah 3 minggu ini kuamati setiap kegiatan wanitaku yang satu ini. Dia memang seorang wanita yang hard worker dan seorang yang perfectionist. Mungkin rata – rata wanita memang perfectionist.

Read more of this post

Bosan dengan pasangan

Semua orang pasti pernah merasakan bosan dengan pasangan kita. Bukan dalam artian kita tidak lagi mencintai dan menyayanginya tapi hanya bosan saja. Hal ini biasanya disebabkan oleh hal – hal yang bersifat rutin.

Sebenarnya perasaan bosan tidak hanya dilanda saat kita mempunyai pasangan, tetapi bisa juga terjadi saat kita sendiri. Kebosanan akan muncul saat kita melakukan sebuah rutinitas dalam kurun waktu tertentu. Langsung saja kita bahas bagaimana mengsiasati kebosanan.

Banyak cara untuk mengsiasati kebosanan ini, masing – masing orang mempunyai cara yang berbeda untuk mengatasi kebosanan. Akan tetapi pada intinya sama saja yaitu melakukan sesuatu diluar kebiasaan.

Bagaimana menurut anda, apa yang anda lakukan jika sedang merasakan kebosanan dengan pasangan anda ?

Cemburu baik apa buruk ?

Pernahkah anda sekalian cemburu atas pasangan anda (kepada suami atau istri) ?
Saya yakin semua orang pasti merasa cemburu atas pasangan anda. Semua itu wajar saja, karena itu tandanya kita masih mencintai pasangan kita. Sampai batasan manakah kewajaran itu ? Banyak sekali sebenarnya yang ingin saya tanyakan akan tetapi saya akan coba untuk mengungkap atas apa yang saya pikirkan saja. Mungkin pikiran anda berbeda dengan saya dan itu hal wajar karena kita mempunyai otak yang berbeda pula. Read more of this post

Wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja.

Setelah posting Lelaki dan wanita berbeda kemudian Lelaki mengantarkan wanita ke surga. Nah topik sekarang adalah Wanita bisa masuk surga dari pintu mana saja. Saya tidak akan menjelaskan macam pintu dan kriteria orang yang masuk surga itu apa saja, akan tetapi Ciri wanita yang seperti apa yang bisa masuk surga dari pintu mana saja.

Pertama, Wanita yang sholatnya beres. Beres dalam artian benar tuntunan rukun, syarat, kekhusukan dalam sholat. Dalam tatanan ini untuk semua orang tidak hanya wanita memang dituntut untuk benar. Akan tetapi ada hal lain yang bisa menyebabkan wanita sholatnya tidak beres. Kesibukan yang tidak ada hentinya. Dalam contoh, seorang suami jika dirumah bisa dengan enak dan nyaman tanpa beban apa2x jika terdengar suara adzan langsung berangkat ke masjid dan menunaikan sholat tanpa penghalang apa2x. Bagaimana dengan seorang istri, satu kasus sholat ashar. Dalam keseharian banyak sekali yang diurusi dalan rumah tangga, baik ngurusi anak, masak, mencuci dan lain sebagainya. Jika terdengar adzan ashar dan ketika itu lagi memasak untuk makan malam, belum lagi akan memandikan anak – anak dan lain-lain, akhirnya tertundalah menunaikan sholat tepat waktu. Maka jika seorang istri sholatnya beres maka memenuhi kriteria pertama untuk tiket masuk surga.

Kedua,  Puasa sunnahnya harus beres. Kondisi ini jika masih belum menikah memang tidak begitu bermasalah, akan tetapi jika sudah bersuami maka posisi puasa sunnah bisa digugurkan oleh sang suami jika dia melarang sang istri untuk puasa sunnah dengan alasan syar’i tentunya.

Ketiga, Taat kepada suami, seperti posting saya sebelumnya taat kepada suami adalah wajib dan ini juga salah satu tiket masuk surga. Bahkan Rasulullah sendiri pernah bersabda, jika didunia ini ada dua Tuhan maka saya akan menyuruh para istri untuk menyembah suaminya, karena hanya ada 1 Tuhan maka wajib taatilah suami kalian. Kurang lebih begitu untuk persisnya silahkan “googling” sendiri. Taat disini dalam tataran Syar’i yang dibolehkan oleh Islam. Jangan mentang – mentang wajib taat kepada suami maka sang suami bisa sewenang – wenang kepada sang istri. Contohlah Rasulullah, Rasul adalah sosok suami yang sempurna dibumi ini.

Sebenarnya tinggal 1 lagi tapi saya lupa, maafkan saya atas segala keterbatasan saya. Jika ada yang mau menambahkan silahkan saja, ini sifatnya bebas.

Lelaki Mengantarkan Wanita ke Syurga

Seperti posting saya sebelumnya disni, akan saya paparkan sekilas tentang kisah Fathimah az-zahra rha dan Gilingan Gandum yang posting asli disini.

Sebenarnya bagaimana bisa seorang lelaki mengantarkan wanita/istrinya ke Syurga ? Mungkin banyak yang sudah mengetahui dan hafal sekali tentang hal ini, namun tidak sedikit yang mengingkarinya atau bahkan lebih memilih neraka tapi hawa nafsunya tersalurkan daripada memilih syurga dengan konsekuensi yang cukup berat. Pada dasar tidak ada cara yang mudah untuk masuk ke syurga, semua jalan itu sulit dan sangat tidak mengenakkan tapi jika semuanya itu dilakukan dengan tulus ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah SWT maka akan terasa lebih nikmat rasanya daripada harus berlelah otak dan otot mengingkari kehendak Allah SWT.

Dari cerita Fatimah Az-zahra rha. dapat dipetik beberapa hal yang bisa kita cermati dan laksanakan sebagai seorang wanita/istri.

Keluh kesah Fatimah tentang pekerjaan Rumah Tangga yang tidak ada habisnya, pagi, siang, sore, sampai malam pun masih tak selesai, padahal besok juga akan menemui rutinitas yang sama hingga tercetus keluh kesahnya kepada ayahanda Rasullah SAW.

Fathimah rha. berkata, “ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis”. Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, “ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta ‘aliy (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah”.

Keluh kesah ini banyak terjadi di rumah tangga kita semua, hingga kita memperkerjakan seorang atau lebih pembantu dirumah kita untuk membantu sang wanita/istri dalam pekerjaan sehari – harinya. Sedangkan sang wanita/istri sibuk beraktualisasi diluar. Tuntutan kelayakan hidup versi manusia memang tidak ada akhirnya. Ada saja keinginan yang belum terpenuhi dan tidak jarang para wanita menuntut banyak hal dalam beraktualisasi keluar rumah. Sedangkan pekerjaan rumah tangga sendiri yang sudah menjadi tanggung jawabnya bisa – bisa terbengkalai, yang seharusnya pembantu tugasnya adalah membantu pekerjaan RT hingga jadi pengganti seorang istri dirumah, tidak lagi membantu tapi mengambil alih tugas seorang istri dirumah. Memang tidak tidak semua wanita seperti ini, semoga anda yang membaca paparan ini tidak seperti yang saya gambarkan disini.

Apa jawaban dari Rasulullah SAW dengan keluh kesah Fatimah Az-zahra rha. Cuplikannya sebagai berikut :

Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, “jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat. Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.
Betapa luar biasanya pekerjaan ini, setiap biji gandum yang digiling mengangkat derajat seorang wanita satu derajat. Jika sehari menggiling padi/gandum sebanyak 1000 biji, jika hidup berkeluarga selama 50 tahun, berapa derajat naik tingginya seorang wanita/istri hanya karena bersuami dan mempunyai anak. Subhanallah….
Kemudian …
Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.
Relakah anda para wanita/istri memberikan kenikmatan yang diberikan Allah ini kepada seorang pembantu ?
Maukah anda sekalian merelakan kesempatan yang luar biasa ini untuk beraktualisasi diluar rumah yang kadang bahkan lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Mengapa masih sibuk diluaran untuk mencari pahala Allah sedangkan Allah sudah menyiapkan ladangnya didalam rumah ?

Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do’akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?. Ya Fathimah, apabil seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.

Inilah saya maksudkan Lelaki bisa mengantarkan Wanita ke Syurga, mungkin tidak perlu lagi saya menjabarkan dengan panjang lebar anda sekali sudah bisa memahaminya. Ditambahkan dengan pernyataan berikutnya :

Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), “teruskanlah ‘amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang”. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat”.
Bagaimana, tertarik dengan mahligai pernikahan ? Kehidupan didunia ini apa sih yang sebenarnya yang dicari ? Masih kurangkah anda semua para wanita dengan janji Allah SWT ini ? Reward apa yang lebih besar dari syurga yang hendak kalian cari dari semua amalan yang anda lakukan di dunia ini ? Pekerjaan Rumah Tangga bukan sesuatu hal bisa diremehkan atau dipandang sebelah mata. Pekerjaan RT bukan sesuatu yang useless dan tidak elite lho. Jika dengan pekerjaan RT para wanita layak mendapatkan Syurga apakah masih ingin sesuatu yang lain yang lebih baik dari Syurga ?

Ayo para wanita segeralah pilih para lelaki yang Sholeh yang bisa mengantarkan kalian semua ke Syurga. Menurut saya sih hanya ini cara yang mudah dan paling nyaman dibandingkan cara yang lain yang mungkin lebih rumit dan kompleks. Tanggung jawab Rumah Tangga adalah sesuatu yang luar biasa 🙂

Tidak sependapat dengan paparan ini … silahkan .. atau sependapat dengan paparan ini dan ingin segera menikah .. saya dukung 100% 🙂 Hubungannya dengan poligami 😀 saya tidak berkomentar tentang hal ini karena sudah banyak yang mengulasnya 🙂